Beberapa Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Mengundurkan Diri

Ada kalanya ketika kita mengalami konflik di lingkungan kerja, lantas memunculkan keinginan untuk berhenti bekerja. Berhati-hatilah jangan sampai kamu mengambil keputusan disebabkan karena dorongan emosional semata yang tentunya akan merugikan. Pertimbangan sebelum memutuskan berhenti dari perusahaan tempat kamu bekerja harus dilakukan dengan sebaik mungkin.

Jika terjadi disebabkan dorongan emosional ada baiknya kamu berhenti sejenak dari rutinitas yang ada, dengan liburan bersama keluarga. Yang pasti kamu harus menenangkan diri dan pikiranmu untuk sejenak untuk mengambil keputusan dengan sangat matang.

Kemudian untuk meyakinkan sejauh mana keputusan berhenti bekerja adalah solusinya, kamu bisa menjawab berbagai pertanyaan berikut ini,

1. Berapa Lama Kamu Bekerja Disana?

Banyak masalah yang dirasakan oleh karyawan karena satu hal saja, yaitu belum cukup beradaptasi. Memang ukuran waktu tidak berbanding lurus dengan kemampuan seseorang untuk bisa beradaptasi pada suatu lingkungan. Banyak hal yang memperngaruhi terutama soft skill yang dimiliki. Karena itu pertimbangkan kembali jika proses adaptasi tersebut memang belum berjalan maksimal.

Selain dari proses adaptasi, pertimbangkan juga durasi yang telah kamu lalui di perusahaan tersebut sebagai modal untuk melamar pekerjaan kembali. Idealnya seseorang dikatakan berkualitas jika telah menghabiskan waktu selama dua tahun di bidang tertentu. Berkualitas disini adalah dengan mengenal relasi dan jaringan yang berguna untuk perkembangan karir di masa yang akan datang.

2. Apakah Kamu Senang di Tempat Kerja?

Lupakan sejenak tentang konflik yang terjadi, coba ingat-ingat kembali apakah kamu sudah menemukan kesenangan dalam bekerja disana. Idealnya, pekerjaan yang baik itu adalah pekerjaan yang kita senangi. Hal ini bisa lahir dari hobi yang telah kita miliki sebelumnya, atau mungkin dengan waktu yang relatif lebih lama kita berhasil menyenangi setiap tugas yang diembankan kepada kita.

Kesenangan pun bisa diperoleh dari hal lain, seperti rekan kerja yang baik, kondisi tempat kerja yang nyaman, atau karena adanya jaminan seperti gaji atau jaminan masa tua. Yang pasti kamu harus kembali lagi mempertimbangkan apakah dengan berhenti bekerja dan pindah bekerja ke tempat lain kamu bisa menemukan hal tersebut kembali?

3. Apa yang Terjadi di Luar Tempat Kerja?

Kembali ke masalah yang tengah kamu hadapi, perhatikan apakah ada kaitannya dengan kondisi kamu di luar tempat kerja? Kamu harus memahami jika waktu kamu ditempat kerja kadang lebih sedikit dibanding diluar tempat kerja. Setiap masalah yang terjadi di luar tempat kerja, seperti masalah rumah tangga atau masalah pribadi seperti hutang dan ketergantungan pada obat terlarang.

Untuk menyelesaikan masalah ini kamu harus mengidetifikasi setiap masalah dan coba selesaikan dengan sebaik mungkin. Bila perlu kamu meminta bantuan dari orang yang kamu percaya. Yang pasti jangan sampai berbagai permasalahan bisa mempengaruhi dengan kualitas kamu di tempat kerja dan mendorong kamu untuk mengambil keputusan yang merugikan.

4. Apakah Pekerjaan Kamu Monoton?

Dengan rutinitas dan pekerjaan yang sama setiap hari, kamu bisa jadi hanya merasa jenuh. Solusi jangka pendeknya kamu bisa mengambil waktu sejenak untuk berlibur, menyegarkan kembali pikiran dari berbagai rutinitas yang menjenuhkan. Bila perlu ambil paket liburan yang menantang, seperti mendaki gunung, ­travelling, atau diving.

Solusi lainnya adalah dengan mengajukan permintaan untuk pindah kerja ke bidang lain. Hal ini untuk memlihara rasa ingin tahu dan tantangan dalam diri kita. Dengan demikian kita tidak perlu mengajukan permintaan mengundurkan diri beresiko.

5. Berapa Gaji yang Kamu Terima?

Dalam hal ini setidaknya ada dua hal yang harus kamu pertimbangkan. Pertama, apakah gaji kamu sesuai dengan peraturan yang berlaku? Sebagai bahan perbandingan, kamu bisa mencari tahu berapa UMR, UMP dan peraturan lainnya. Bandingkan juga dengan kontribusi kamu pada perusahaan selam ini, seperti jam kerja yang dihabiskan, dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Hal ini bisa kamu jadikan acuan jika memang ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan tempat kamu bekerja.

Kedua, berapa pengeluaran yang kamu keluarkan? Bisa jadi penyebab dari masalah gaji yang tidak mencukupi disebabkan karena gaya hidup yang konsumtif dan terlalu berlebihan. Kamu bisa mengevaluasi ulang gaya hidup kamu agar gaji yang diterima cukup bahkan bisa menyisihkan untuk investasi di masa depan. Tidak sedikit masalah yag terjadi ditempat kerja dikarenakan masalah ini.

6. Apakah Kamu Siap Keluar?

Hindari mengambil keputusan untuk berhenti bekerja akibat dipengaruhi emosi yang reaktif. Pertimbangkan selepasnya berhenti bekerja langkah berikutnya yang akan kita ambil. Jika dilakukan dengan  sematang mungkin, maka pilihannya adalah dengan pindah bekerja ke tempat yang lebih baik atau dengan merintis usaha mandiri. Jika kedua solusi tersebut belum ada, sebaikya pikirkan kembali keputusan untuk berhenti bekerja.

Akhirnya semoga 6 pertanyaan diatas bisa menjadi bahan pertimbangan bagi kamu untuk mengambil keputusan. Bagaimana pun juga mendapatkan pekerjaan di masa kini sangatlah susah, alangkah baiknya jika kamu mensyukuri apa yang telah kamu dapatkan saat ini.

Reply