Cara Memenangkan Pekerjaan dengan Membuat CV Menarik di Mata HRD

Berbicara tentang proses melamar pekerjaan maka kita akan bersinggungan dengan bidang HRD pada suatu perusahaan. HRD atau Human Resource Development akan mewakili perusahaan untuk melakukan sistem rekrutmen yang tepat. Nah, kali ini kita akan berbicara mengenai cara membuat CV menarik dan beberapa tips yang bisa kamu lakukan berdasarkan penuturan langsung dari HRD.

Mengenal Kondisi Pekerjaan HRD

Saat dibuka sistem penerimaan karyawan baru, terkadang tim HRD menerima hingga ribuan surat lamaran pekerjaan. Mulai dari yang biasa saja, yang menarik, hingga yang sangat buruk sekali. Yang pasti dengan kondisi seperti itu, HRD mau tidak mau mesti menyelesaikan pekerjaan mereka yaitu menemukan kandidat karyawan baru yang mumpuni di bidang yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Sementara itu, tim HRD dituntut untuk menemukan kandidat dengan penilaian se objektif mungkin. Persoalannya adalah ketika ribuan surat lamaran tersebut ternyata sama sekali tidak memiliki daya tarik, monoton dan sangat membosankan. Akhirnya, terkadang tim HRD pun memutuskan sebuah strategi terdengar agak kejam, yaitu dengan melihat CV pelamar dan yang terlihat membosankan buang saja!

Wow terdengar kejam sekali bukan? Apalagi di sudut pandang kita sebagai pelamar yang telah mati-matian menyusun CV sebagus mungkin malah berakhir di kotak sampah bahkan sebelum di baca sama sekali. Akan tetapi inilah realita, karena tidak mungkin juga ribuan pelamar akan diterima dan melakukan wawancara atau harus membaca surat lamaran satu persatu, yang justru akan memakan waktu dan tenaga lebih besar lagi.

Nah yang harus kita pahami dalam kondisi ini sebagai pelamar kerja adalah bagaimana menyusun CV agar tidak lantas langsung dibuang oleh tim HRD. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan mulai dari menyusun CV dengan semenarik mungkin, hingga melakukan strategi out of the box yang mungkin tidak pernah terpikirkan orang lain.

CV yang Menarik atau yang Baik?

Nah terkadang kita terjebak dalam paradigma ini. Kita seringkali mengartikan CV dengan dokumen resmi yang harus mengikuti kaidah penulisan, sehingga lahirlah CV yang monoton, kaku dan terkesan membosankan. Sejenak mari kita lupakan hal itu, disini kita berbicara tentang penilaian yang subjektif. Artinya kita menghadapi tim HRD yang tengah bosan dan jenuh, maka apa salahnya kita mencoba terobosan CV yang menarik dengan desain yang tidak biasa.

Jika kamu terbiasa melihat CV yang kaku, hitam putih, dan hanya memuat teks serta foto biasa. Sekarang kamu bisa mencoba membuat CV dengan paduan warna-warna yang mencolok dan menarik. Selain menarik penilaian yang objektif, disini kamu juga akan dinilai sebagai orang yang serius melamar pekerjaan, berdedikasi tinggi dan kreatif.

Kembali ke permasalahan di atas, apakah CV yang baik harus terlihat tidak menarik? Jawabannya adalah tidak. Seperti yang telah kita ilustrasikan di atas tentang CV dengan desain yang tidak biasa, namun tetap inti dari CV adalah mengedepankan informasi yang relevan dan data-data prestasi yang menjual dan dibutuhkan oleh perusahaan.

Disini kita berbicara tentang persaingan dengan peserta ribuan orang. Salah satu strategi terbaik untuk menjadi pemenang adalah menjadi berbeda dan terbaik. Jika orang lain membuat CV hitam putih, kita membuatnya berwarna, jika orang lain membuat CV berwarna, kita membuat dengan bentuk digital dan lain sebagainya.

Strategi Out of the Box.

Disini kita akan membahas beberapa contoh strategi tidak biasa yang pernah di lakukan oleh seorang pelamar kerja. Kamu bisa menirunya, atau mungkin bisa membuat strategi lain yang lebih menarik.

1. Desain CV Berbentuk Brosur

Setelah menghadapi ribuan CV dengan konsep yang sama dan sangat monoton, datanglah CV yang tidak biasa yaitu berbentuk brosur iklan. Namun bukan brosur biasa, akan tetapi dengan kualitas cetak tinggi, warna dan desain yang indah. Seketika tim HRD akan tertarik dengan desain tidak biasa seperti  ini.

Contoh CV dengan desain brosur ini tampil dengan sangat menawan sebagai juara,  mengalahkan ribuan CV monoton lainnya.

2. CV Biasa yang Bergerak Cepat

Ini adalah contoh berikutnya, secara desain CV ini sama dengan CV lain kebanyakan. Hitam putih dan di cetak dengan kertas biasa, lantas apa keunggulannya? Ternyata CV ini dikirimkan oleh jasa pengiriman kilat yang mengantarkan langsung ke meja tim HRD yang bersangkutan. Akhirnya dibandingkan dengan CV lain yang menumpuk dan menunggu antrian untuk di baca, CV ini justru berhasil menjadi juara karena sampai ditangan tim HRD langsung tanpa persaingan berarti.

3. CV Digital

Contoh terakhir adalah CV yang dikirimkan melalui email. Sepintas CV ini biasa bahkan memiliki jumlah deskripsi kata yang jauh lebih sedikit. Ternyata di dalam CV tersebut memuat hyperlink yang mengarah ke situs pribadi. Dan di situs pribadi itulah pelamar menjelaskan tentang berbagai kualifikasi pendidikan dan kemampuannya secara audio visual.

Kesimpulannya jangan takut untuk tampil beda melawan arus dari orang kebanyakan. Tampillah beda dengan menarik dan prestasi terbaik, sehingga tim HRD akan memilih kamu untuk menjadi karyawan baru di perusahaan tersebut.

Reply