Hindari Melamar Pekerjaan Di Perusahaan Ini

Setiap orang pasti menginginkan bekerja di tempat yang berkualitas bukan? Atau setidaknya bisa memberikan anda rasa aman dan nyaman selaam bekerja. Akan tetapi pada kenyataannya ternyata tidak semua tempat kerja mampu menawarkan hal tersebut. Nah kali ini kita akan membahas tentang perusahaan-perusahaan yang sebaiknya hindari untuk kamu lamar.

Seiring persaingan bisnis yang terus berkembang, semakin banyak pula perusahaan-perusahaan yang bermunculan. Akan tetapi disisi lain banyak pula perusahaan bertumbangan. Melihat realita ini, kita mesti sangat berhati-hati dalam menentukan perusahaan yang akan kita lamar. Jangan sampai karena nekat atau tergiur iming-iming semu, membuat kamu mengalami kerugian.

Berikut beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan sebelum melamar pekerjaan disebuah perusahaan.

1. Gaji Tidak Sesuai dengan UMR

Jangan pernah bekerja ketika gaji di bawah standar UMR, khususnya ketika kamu tidak diberikan penjelasan terlebih dahulu. Kamu harus memiliki harga diri untuk menunjukan kualitas agar dibayar setidaknya sesuai dengan UMR yang berlaku.

Khususnya untuk fresh graduate, meski minim pengalaman namun pastikan jika kinerja kamu nantinya pantas di bayar sesuai dengan UMR. Menapaki karir bukan berarti harus memulai dari nol kan?

2. Atasan Tidak Menghargai Karyawannya

Bagaimana pun juga perusahaan adalah sebuah tim yang saling membantu apapun posisi yang ada disana. Jangan terjebak di perusahaan dimana seorang atasan memperlakukan bawahannya dengan tidak layak. Atasan yang baik akan menciptakan lingkungan kondusif dan nyaman tentu saja.

Untuk mengetahui hal ini, kamu sendiri harus mengetahui batasan kewajiban yang kamu emban dan hak apa saja yang harus kamu dapatkan. Contohnya adalah jam kerja, pemerintah telah mengatur jika jam kerja seharinya adalah 8 jam atau sama dengan 45 jam per minggu. Nah jika perusahaan tempat kamu bekerja memperkerjakan karyawannya melebihi aturan sedangkan gaji yang dibayarkan normal, maka bisa dipastikan jika perusahaan tersebut tidak menghargai karyawannya.

3. Tidak Memasang Papan Nama Perusahaan

Ini adalah hal yang patut dicurigai, jika sebuah perusahaan tidak memasang papan nama di depan kantornya. Salah satu indikator perusahaan resmi adalah dengan memasang papan nama perusahaan di depan kantornya. Jika tidak, maka patut dicurigai jika perusahaan tempat kamu bekerja tengah menutup-nutupi pelanggaran yang terjadi, atau bahkan ekstrim nya mungkin perusahaan tersebut ilegal.

Berhati-hatilah karena jika sewaktu-waktu perusahaan tersebut terkena pemeriksaan mungkin karyawannya pun akan terkena imbasnya. Karena itu sebaiknya hindari perusahaan semacam ini.

4. Didominasi oleh Anak Muda

Hal ini menunjukan jika perusahaan tidak membangun rasa loyalitas pada karyawannya dengan benar. Lebih lanjut hal ini juga menunjukan jika perusahaan tidak memberikan jaminan rasa nyaman bagi karyawannya. Untuk menilai tingkat kenyamanan dalam sebuah perusahaan sebenarnya mudah saja, hal tersebut bisa di lihat dari dominasi karyawan yang berusia tua.

5. Jarak Tempuh Jauh

Mungkin ini termasuk hal teknis, namun tetap mesti menjadi bahan pertimbangan dalam memilih perusahaan yang tepat. Jarak yang jauh dari tempat tinggal setidaknya akan menguras banyak tenaga, waktu dan biaya. Akhirnya ketika kamu sampai di tempat kerja alhasil adalah tenaga sisa yang jauh dari maksimal.

Meski banyak alternatif solusi yang tersedia untuk permasalahan ini, namun tetap saja sebaiknya kamu pertimbangkan perusahaan yang jauh lebih dekat dengan tempat tinggal kamu saat ini.

6. Aturan yang Berlaku

Sebelum bekerja, biasanya kamu akan disodorkan kontrak yang harus disepakati bersama. Cermatilah kontrak tersebut dan bagaimana dengan komitmen perusahaan untuk memenuhinya sejauh ini. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mempelajari bagaimana track record yang di miliki oleh perusahaan dalam menghormati setiap aturan yang ada.

Penerapan aturan yang tidak kamu pahami atau tidak kamu setujui sebaiknya diketahui sebelum penanda tanganan kontrak. Jangan sampai ditengah jalan terjadi konflik antara kamu dan perusahaan akibat kamu kurang cermat mengenali perusahaan tersebut.

7. Durasi Kontrak

Masih berbicara tentang kontrak, perhatikan juga durasi yang ditawarkan. Kontrak biasanya ditawarkan kepada karyawan baru sebagai percobaan dalam masa training. Idealnya panjang durasi kontrak adalah 3 sampai 6 bulan saja. Selebihnya akan di pertimbangkan kembali oleh perusahaan untuk diangkat menjadi karyawan tetap jika kinerjanya memuaskan.

Akan tetapi, jika panjang durasi kontrak ternyata tidak wajar alias sangat panjang. Maka patut di curigai jika perusahaan tersebut memang tidak berniat mengangkat pegawai tetap. Dengan ketentuan ini jelas karyawanlah yang akan merasa paling dirugikan, sebab pemutusan kontrak bisa terjadi kapan saja.

Memang ada perusahaan yang memberlakukan peraturan tersebut dan hal tersebut resmi adanya. Jadi pilihan ada di tangan kamu untuk tetap bekerja atau memilih tempat kerja yang menawarkan jaminan lebih baik.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum melamar kerja ke perusahaan yang kamu inginkan. Yang pasti dengan pertimbangan yang lebih matang bisa membuat peluang karir kamu berkembang di jalur yang benar.

Reply