Inilah Proses Pengajuan Surat Pengunduran Diri Lengkap

Ada kalanya dalam rentang waktu tertentu saat bekerja kita dihadapkan pada berbagai situasi yang mengharuskan terjadinya pengunduran diri dari tempat kita bekerja. Kali ini kita akan membahas segala hal tentang surat pengunduran diri lengkap dengan contohnya.

Tidak selamanya pengunduran diri berarti hal yang negatif, namun karena ini adalah situasi yang terkadang terkesan sensitif. Untuk itu, dibutuhkan sebuah penyampaian komunikasi yang tepat. Dengan demikian nantinya kita bisa membuat sebuah surat pengunduran diri yang tepat, dan sesuai dengan etika serta aturan yang baik.

Surat pengunduran diri memang ditujukan untuk menyatakan bahwa kita ingin memutuskan ikatan kerja dengan perusahaan tempat kita bekerja. Secara administratif, surat pengunduran diri dibutuhkan untuk kebutuhan arsip perusahaan, dan juga dibutuhkan sebagai bukti hukum jika kita memang sudah tidak mempunyai lagi hubungan apapun dengan perusahaan tersebut. Karena itu, penulisan surat resmi yang dimengerti dengan bahasa yang jelas dibutuhkan dalam penyusunan surat pengunduran diri nantinya.

Lingkungan Kerja

Seperti tadi yang telah disinggung di awal, proses pengunduran diri memang terkesan sedikit sensitif terutama bagi lingkungan kerja. Meski mungkin alasan pengunduran diri bisa jadi karena ada kesempatan yang lebih baik, seperti kesempatan wirausaha atau tuntutan eksternal seperti keluarga. Yang pasti apapun alasan yang memotivasi kita untuk menyatakan pengunduran diri harus disampaikan dengan bahasa komunikasi yang tepat. Salah satunya tentu dengan format dan bahasa surat pengunduran diri yang tepat, sehingga tidak ada pihak yang di kecewakan atau dirugikan di kemudian hari.

Namun, sering kali juga alasan dari permintaan pengunduran diri adalah karena lingkungan kerja yang tidak lagi sesuai dengan harapan. Terkadang ada masalah atau pun konflik yang tidak terhindarkan, disini kita harus identifikasi sebesar dan seberat apa masalah tersebut. Kita harus memahami bahwa lingkungan kerja selalu menghadirkan berbagai karakter baik itu hubungan antara karyawan, ataupun hubungan antara atasan dan bawahan. Kunci untuk menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut adalah dengan komunikasi yang tepat.

Berbagai permasalahan yang lazim terjadi di lingkungan tempat kita bekerja, mulai dari konflik sesama karyawan, dengan atasan, tidak terpenuhinya hak, dan yang lain sebagainya. Cobalah untuk membangun komunikasi terlebih dahulu, selain mungkin bisa saja kita menjadi bagian dari solusi yang selama ini di butuhkan oleh perusahaan, tentu kita bisa menyelamatkan karir yang telah dibangun dengan waktu yang lama.

Berbeda jika kita masih tergolong karyawan baru. Mungkin kita harus sedikit menahan diri agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, karena bisa jadi berbagai permasalahan yang kita rasakan akibat dari proses adaptasi yang belum sempurna.

Selain itu, pertimbangkan juga opsi yang lain selain dari pengunduran diri, mungkin cuti sejenak untuk mengistirahatkan badan dan pikiran, bisa menjadi alternatif sebelum memutuskan mengundurkan diri. Yang pasti, proses pengunduran diri mesti dipertimbangkan secara matang, agar keputusan yang diambil adalah keputusan yang terbaik, dan bijaksana.

Apa Itu Surat Pengunduran Diri?

Dalam proses mengundurkan diri secara resmi maka dibutuhkan sebuah dokumen untuk mengarsipkan bahwa kita pernah bekerja di perusahaan tersebut. Sebagaimana proses melamar kerja untuk memasuki suatu perusahaan, maka ketika meninggalkannya pun seharusnya ada surat yang mengarsipkannya.

Surat pengunduran diri adalah surat yang memuat pernyataan dan permintaan untuk berhenti dari segala tanggung jawab dan tidak lagi berstatu sebagai bagian dari perusahaan. Meski surat pengunduran diri ini memuat berbagai pernyataan yang cukup jelas, secara teknis surat pengunduran diri ini memiliki fungsi sebagai surat perantara.

Setelahnya surat pengunduran diri diterima oleh HRD atau atasan, maka kita akan dipanggil untuk berkomunikasi lebih lanjut mengenai proses pengunduran diri tersebut. Karena itu lah surat pengunduran diri ini bersifat formalitas dan juga penyambung komunikasi lebih lanjut.

Surat pengunduran diri termasuk surat resmi. Ia memiliki kaidah penulisan dan struktur yang telah ditentukan oleh aturan. Karena itu, di bagian selanjutnya dalam artikel ini kita akan mencari tahu mengenai format dan penulisan yang baik dan selengkap mungkin sesuai dengan kadiah penulisan dan tentu saja etika yang tepat.

Cara Membuat Surat Pengunduran Diri

Meski memiliki struktur yang hampir sama dengan surat lamaran kerja, menulis surat pengunduran diri akan terasa sedikit lebih sulit. Hal ini disebabkan karena penulisannya yang membutuhkan pertimbangan etika yang benar-benar matang. Terlebih jika kamu memiliki fungsi strategis dan benar-benar tengah di andalkan oleh perusahaan.

Format penulisan surat pengunduran diri, layaknya surat resmi biasanya harus memuat bagian-bagian surat seperti :

  • Tanggal dan tempat pembuatan surat
  • Nama dan alamat yang dituju
  • Isi surat dengan bahasa yang baik
  • Tanda tangan
  • (bila perlu) materai

Selain secara struktur penulisan, surat pengunduran diri juga memiliki beberapa etika yang harus di perhatikan. Berikut beberapa tips penulisan dengan memoertimbangkan etika yang baik dihadapan atasan.

  • Isi surat ringan dan padat.
  • Memuat ucapan terima kasih, khususnya kepada atasan dan perusahaan.
  • Tidak menampilkan kesan buruk dan negatif tentang perusahaan
  • Tuliskan alasan pengunduran diri dengan sebaik dan sejelas mungkin
  • Sertakan beberapa landasan hukum yang mendasari pengajuan surat pengunduran diri tersebut. Bisa di ambil dari kontrak kerja atau peraturan perusahaan.
  • Bila perlu, sertakan cindera mata atau sesuatu yang bisa membuat perusahaan mengenang kepergian kita.

Contoh Surat Pengunduran Diri

Setalah kita memahami cara format dan cara menulis surat pengunduran diri yang baik. Sekarang kita akan memperhatikan beberapa contoh surat pengunduran diri.

Disini kita akan melihat beberapa contoh surat pengunduran diri berdasarkan jenis pekerjaan dan situasinya.

Contoh I Surat Pengunduran Diri Karyawan

Cianjur, 20 November 2015
Yth,
Kepala. HRD
PT. Gunung Bumi

Dengan Hormat,
Melalui surat ini saya selaku karyawan PT. Gunung Bumi berdasarkan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) tentang karyawan dan Undang – Undang tenaga kerja maka saya yang bertanda tangan di bawah ini

Nama : Abdulloh Al hadad
Departemen : Logistik Produksi
Jabatan : Operator
No Karyawan : 98767321

Bermaksud mengajukan pengunduran diri dari PT. Gunung Bumi karena sakit yang saya derita. Surat ini saya buat sesuai dengan prosedur hubungan industrial dan tanpa motivasi negatif. Saya berharap perusahaan dapat memahami kondisi saya dan memberikan hak – hak sesuai ketentuan yang berlaku.
Demikian surat pengunduran ini saya buat dengan sebenarnya. Atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan selama ini saya ucapkan terimakasih.

Hormat Saya

 

Abdulloh Alhadad

Contoh diatas jika pengunduran diri dikarenakan kondisi tubuh sakit sehingga tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaan sebagaimana biasanya. disini kamu bisa menambahkan lampiran dokter untuk memperkuat pernyataan terkait kondisi kamu, atau bisa juga kamu menuliskan pernyataan jika kamu bersedia di periksa oleh dokter perusahaan.

Perhatikan juga bagaimana menuliskan dasar hukum yang bisa kamu pakai dalam pengajuan surat pengunduran diri tersebut. Di contoh dituliskan dasar hukum yang diambil dari Surat Kesepakatan Bersama tentang karyawan dan Undang-undang tenaga kerja. Atau kamu bisa juga menuliskan dengan kontrak kerja yang telah kamu sepakati bersama, dan pastikan juga jika hal tersebut relevan dengan kondisi mu saat ini.

Contoh II Surat Pengunduran Diri Karyawan

Cianjur, 10 Juni 2014

Kepada Yth,
HRD Manager
PT. Sukses Sejahtera
Jl. Cipanas, No. 15
Cianjur

Dengan Hormat,
Melalui surat ini saya Abdulloh Al hadad bermaksud mengundurkan diri dari PT. Sukses Sejahtera sebagai Marketing Manager, terhitung sejak tanggal 1 januari 2016.

Adapun pengunduran diri ini disebabkan kondisi tubuh saya yang sedang menjalani pengobatan. Sehingga tidak memungkinkan untuk bekerja dengan maksimal sebagaimana biasanya.

Saya ucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk bekerja di perusahaan yang Bapak pimpin. Saya juga memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen PT. Sukses Sejahtera apabila terdapat kesalahan yang saya lakukan selama bekerja.

Saya berharap PT. Sukses Sejahtera dapat terus berkembang dan mendapatkan yang terbaik.

 

 

Hormat Saya

 

Abdulloh Al hadad

Sementara untuk contoh ke dua ini ada detail tanggal kapan pastinya kita akan berhenti bekerja. Ini penting sebab dengan memberitahukan rentang waktu yang tersisa akan meberikan waktu untuk perusahaan agar mencari kandidat pengganti atau untuk melakukan berbagai proses terkait pemberhentian status diri kita sebagai karyawan.

Contoh III Surat Pengunduran Diri Karyawan

Cianjur, 25 November 2015

Kepada Yth,
Dir. HRD
PT. Timbul Jaya
Di Tempat

Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Abdulloh Alhadad
Departemen : Staff Administrasi
Jabatan : Karyawan
No.Karyawan : 12345677889

Berdasarkan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) PT. Timbul Jaya tentang kekaryawanan dan Undang–Undang tenaga kerja maka saya dengan berat hati bermaksud untuk mengajukan pengunduran diri.
Niat saya ini berlandaskan pada kesadaran akan kesehatan saya, sekaligus saya dan keluarga harus pindah keluar kota disebabkan ada persoalan keluarga yang tidak dapat saya ceritakan dalam surat ini.
Surat ini saya buat sesuai dengan prosedur hubungan industrial dan tanpa motivasi negatif dari siapapun. Saya berharap perusahaan dapat memahami kondisi saya dan memberikan hak–hak saya sesuai ketentuan yang telah berlaku.
Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan sesungguhnya. Atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan selama ini, saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya,

Abdulloh Alhadad

Sumber Contoh I-III: contohsuratdinas.com

Contoh IV Surat Pengunduran Diri Karyawan

Jakarta, 25 November 2015

Kepada Yth,
HRD Manager
PT. Gerbang Sukses
Jalan Cianjur no. 17
Cianjur

 

Dengan Hormat,
Melalui surat ini, saya Abdulloh Alhadad bermaksud untuk mengundurkan diri dari PT. Gerbang Sukses sebagai manager, terhitung sejak tanggal 5 Desember 2015 dengan alasan kesehatan dan keluarga. Surat ini saya buat sesuai prosedur hubungan industrial dan tanpa motivasi negatif. Saya berharap perusahaan dapat memahami kondisi saya dan memberikan hak -hak saya sesuai ketentuan yang berlaku.

Saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di PT. Gerbang Sukses. Saya juga memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen PT. Gerbang Sukses apabila terdapat kesalahan yang telah saya lakukan selama bekerja di perusahaan yang saya cintai ini.

Saya berharap selalu, PT. Gerbang Sukses dapat terus berkembang dan mendapatkan yang terbaik. Demikianlah surat ini saya buat sebaik-baiknya dan semoga disetujui oleh pihak PT. Gerbang Sukses. Sekali lagi, saya mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya.

 

Hormat Saya,

 

Abdulloh Al hadad

Sumber Contoh IV: tafassahu.com

Contoh Surat Pengunduran Diri untuk Guru

contoh surat pengunduran diri

huffpost.com

Nah bagi kamu yang berprofesi sebagai guru berikut contoh surat pengunduran dirinya. Kenapa dibedakan? dan apa yang membedakannya? sebenarnya sekilas tidak ada yang berbeda, bahkan jika memakai redaksi seperti contoh diatas pun tidak salah juga. Hanya saja profesi guru adalah profesi yang mulia dan profesional, karena itu penyampaian surat pengunduran dirinya pun haruslah lebih tampil elegan.

Terlebih sekolah adalah instansi resmi, baik itu sekolah negeri ataupun swasta. Sebuah instansi resmi harus pula di perlakukan dengan rasa hormat lebih baik karena memiliki peraturan yang lebih baku.

Jakarta, 25 November 2015
Perihal : Pengunduran diri

Kepada Yth.
Adam Akbar S.Pd.
di Tempat

Assalaamu‘alaikum Wr. Wb.

Dengan hormat,
Bersama surat ini, saya:

Nama : Abdulloh Al hadad, S.Pd
Jabatan : Guru Matematika

Secara resmi mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri sebagai guru bidang studi Matematika di SMA Al Fath Cibodas terhitung mulai tanggal 25 Desember 2015 atau selepas dilaksanakannya Ujian Akhir Semester Ganjil tahun 2015.

Keputusan ini sebenarnya sangat berat karena mengingat masa kerja saya di SMA Al Fath sudah mencapai 10 tahun namun karena adanya berbagai alasan keluarga yang sangat mendesak, saya harus membuat keputusan untuk mengundurkan diri.

Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih atas segala kesempatan yang sudah diberikan untuk belajar dan bekerja di SMA Al Fath Cibodas.

Melalui surat ini, tidak lupa saya sampaikan permohonan maaf kepada seluruh staff pengajar serta jajaran pengurus komite sekolah SMA Al Fath Cibodas apabila selama saya bekerja terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

 

Hormat saya,

Abdulloh Al hadad, S.Pd

Tembusan :
Yth. Kepala SMA Tirta Kasih Cibodas

Sumber Contoh: contohsurat.org

Contoh I Surat Pengunduran Diri untuk Organisasi

25 November 2015

Kepada Yth :
Ketua Umum DPP Partai Sukacita Selalu
Bapak Dr.H Endang As’ad
Di Jakarta

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Dengan Hormat, kami sampaikan semoga Bapak Ketua Umum DPP Partai Sukacita Selalu dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Bersama dengan surat ini, perkenankan saya menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya Kepada Bapak Ketua Umum DPP Partai Sukacita Selalu (PSS) yang memberi kepercayaan kepada saya untuk dapat menjadi bagian Pengurus Partai yang Bapak pimpin. Sebagai Ketua Majelis Partai Cabang DPC Partai Sukacita Selalu Kabupaten Cianjur Masa Bakti 2012-2017, sesuai SK DPP Partai Sukacita Selalu Nomor 17.07/SK/DPP.DP/DPC/V/2012.
  2. Saya menilai PSS tetap harus konsisten memperjuangkan nilai-nilai moral, sosial dan budaya yang tengah mengalami krisis di bumi pertiwi yang tercinta ini. Saya pribadi akan selalu mendukung semangat perjuangan dalam hal ini.
  3. Dengan demikian, dengan segala hormat kepada Bapak Ketua Umum PSS, saya memohon pengertian Bapak bahwa mulai hari ini saya menyatakan Pengunduran Diri saya sebagai Ketua Majelis Partai Cabang DPC Partai Sukacita Selalu Kabupaten Cianjur.
  4. Keputusan yang sangat sulit ini memang perlu saya tetapkan agar saya dapat lebih fokus dalam memperjuangkan aspirasi politik yang saya yakini. Semoga Bapak dapat memahami keputusan saya ini, dan saya mohon keputusan ini tidak memutuskan tali persaudaraan dan tali silaturahmi diantara kita.
    Terima kasih atas segala perhatian Bapak Ketua Umum DPP Partai Sukacita Selalu selama ini.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

 

 

Salam Hormat,

Abdulloh Al hadad

Contoh II Surat Pengunduran Diri untuk Organisasi

Cianjur, 5 Desember 2015

Yth. Ketua Umum HMUC
Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Cianjur
di –
Tempat

 

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Abdulloh Alhadad
NIM : 1234567788
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Jabatan : Humas

Dengan ini saya mengajukan pengunduran diri dari Badan Pengurus Harian (BPH) Himpunan Mahasiswa Universitas Cianjur (HMUC) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Cianjur. Adapun alasan pengunduran diri ini adalah sebagai berikut :

  1. Bekerja dan dikahwatirkan tidak mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik
  2. Tidak memiliki motivasi untuk melanjutkan kegiatan berorganisasi

Saya sudah banyak menimba pengalaman selama menjadi bagian keluarga di sini dan semoga kinerja saya bisa menjadikan laju-kembang organisasi ini. Apabila terdapat kesalahan pada diri saya selama menjalankan amanah pada organisasi ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Surat ini saya buat sesuai dengan inisiatif saya tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak lain. Saya berharap pembina dan pengurus HMUC dapat memahami kondisi saya.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan sesungguhnya. Atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan selama ini, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,

 

(Abdulloh Alhadad)
NIM 1234567788

Sumber Contoh: contohsurat.org

Contoh I Surat Pengunduran Diri dalam Bahasa Inggris

5 November 2015

Mr Sudrajat
Managing Director
Jacksons Distribution Service Ltd
Cipanas Street No. 25
Cianjur

Dear Mr Sudrajat

This resignation letter is to educate you that I am leaving from my position as Facilities Manager and that my last day of occupation with the organization will be on the 5th December 2015. According to my agreement I am issuing you one months notification of my aim to leave.

I am leaving to seek after a profession as a Life Guard, this has dependably been a longstanding desire of mine.I will guarantee that all my work is progressive and do whatever I can to verify the move period is smooth. I am likewise eager to help with the preparation of any substitution staff. In the event that there is any further printed material or obligations you would like me to do before I leave then please tell me.

I might likewise want to say that it has been a delight working for Jacksons and I wish you and the organization only achievement.

 

Yours sincerely,

 

Abdulloh Al hadad

Contoh II Surat Pengunduran Diri dalam Bahasa Inggris

 

Mr Sudrajat
Cipanas street No. 25 Cianjur

25 November 2015

Dear
Mr Sudrajat

I am keeping in touch with delicate my abdication from my position of Youth Worker with impact from December 5th 2015.

I feel that the time is a good fit for me to proceed onward in my vocation. I am leaving to take up another position which will empower me to further my profession and accomplish my potential. I would be thankful in the event that you could affirm receipt of my notice and of my leaving date.

In the event that there is anything I can do to guarantee a smooth move period then please tell me.

Might I take this chance to thank you and the HealthCare Authority for the backing and opportunities I have gotten over the span of my livelihood.

I wish you, your group and the Authority only accomplishment for what’s to come.

 

Yours sincerely,

 

Abdulloh Alhadad

Sumber Contoh I dan II surat dalam bahasa Inggris: sekolahbahasainggris.com

Tips Mengajukan Surat Pengunduran Diri

Dikutip dari WikiHow, berikut ini adalah 3 metode dalam proses mengajukan surat pengunduran diri.

1. Memilih Waktu yang Tepat

Ketika kamu mulai ada niat untuk mengundurkan diri dari tempat kerja kamu saat ini, saat itu juga kamu harus memikirkan strategi yang tepat. Salah satu strategi yang tepat adalah dengan menggunakan waktu yang tepat dan menguntungkan, tidak saja hanya untuk kamu juga untuk perusahaan yang akan kamu tinggalkan.

Lantas apa saja indikator dari waktu yang tepat tersebut? Berikut diantaranya,

a. Pertimbangkan Kesan yang Telah Kamu Bangun.

Perhatikan catatan kerja kamu selama ini apakah sudah baik atau belum. Mengakhiri pekerjaan dengan happy ending adalah hal yang cukup penting. Jangan sampai karena pekerjaan kamu yang belum selesai atau performa kamu yang rata-rata tidak cukup baik melahirkan kesan negatif setelah meninggalkan perusahaan tempat kamu bekerja.

b. Rencana Pengunduran Diri

Tentukan tepatnya kamu akan mengundurkan diri. Idealnya surat pengunduran diri di ajukan sekitar 2 atau 3 minggu sebelum tanggal yang telah ditentukan. Diharapkan, dengan demikian kamu dan perusahaan akan saling memahami apa yang harus dilakukan selama rentang waktu tersebut untuk mengisi kekosongan pos yang akan kamu tinggalkan.

c. Rahasiakan tentang Pengunduran Diri

Bagaimana pun juga sebaiknya kamu jangan terlalu berbesar mulut dengan mengatakan niatan kamu untuk mengundurkan diri ke semua orang. Berikan waktu ke atasan atau HRD untuk menimbang dan mencerna atas keputusan yang kamu ambil. Ada baiknya jika kamu berkonsultasi terlebih dahulu dengan setiap tindakan yang akan kamu lakukan terkait proses pengunduran diri tersebut.

d. Selesaikan Pekerjaan

Jika kamu masih memiliki tugas dan pekerjaan yang belum selesai, maka selesaikanlah. Hal ini penting untuk membangun kesan profesionalitas dan tanggung jawab. Setidaknya kamu tidak akan mempersulit perusahaan dan rekan kerja dengan pekerjaan dan tanggung jawab yang belum selesai.

2. Menulis Surat Pengunduran Diri

Bagian ke dua dari tiga metode ini adalah menulis surat pengunduran diri. Kamu bisa melihat cara penulisan dan berbagai contoh seperti yang telah dijelaskan di atas.

Disini ada beberapa tips yang bisa kamu manfaatkan untuk menyempurnakan surat pengunduran diri yang hendak kamu buat.

a. Ketahui yang Semestinya Ditulis dan yang Sebaiknya Tidak Ditulis

Seperti penggunaan kata yang tepat dan sesuai dengan etika. Hindari kalimat yang sifatnya memojokan dan menyinggung atasan. Hindari juga penyampaian tuntutan yang tidak penting, atau lebih baik lagi jika hal-hal sensitif seperti itu di jelaskan secara empat mata saja.

Dengan penulisan surat pengunduran diri yang tepat dan sesuai dengan etika, kamu akan mendapat perhatian yang serius dan akan mendapatkan respon yang hangat dari perusahaan.

b. Surat Pengunduran Diri

Tulislah surat pengunduran diri yang baik dan rapi. Jangan sepelekan struktur dan cara penulisan surat pengunduran diri meski sifatnya hanya surat pengantar. Surat pengunduran diri yang baik akan mampu menyampaikan maksud dan tujuan tersampaikan dengan baik.

c. Hargai Atasan

Meski sebaiknya penulisan surat pengunduran diri tersebut menggunakan gaya penulisan dan bahasa yang sopan dan benar sesuai aturan, kamu bisa juga mempertimbangkan menggunakan gaya bahasa yang biasa kamu gunakan dengan atasan. Hal ini jika kamu dan atasan memiliki hubungan yang cukup dekat dan terbiasa menggunakan gaya bahasa yang begitu akrab. Akan tetapi meskipun demikian, kamu harus tetap menjunjung tinggi etika sebaik mungkin.

d. Tegas dalam Menyampaikan Maksud

Perhatikan kalimat penting dalam penyusunan isi surat, jangan sampai terbaca ada keragu-raguan dan bahasa negosiasi. Hindari hal tersebut jangan sampai nada surat yang kamu ajukan terkesan mengancam. Bukti ketegasan tersebut dengan mencantumkan tanggal pasti kapan kamu benar-benar akan meninggalkan perusahaan tersebut.

e. Berikan Apresiasi pada Perusahaan Secukupnya

Dengan menunjukan apresiasi dalam kadar yang tepat, kamu akan terlihat sebagai karyawan yang terlihat berdedikasi bagi perusahaan. Kamu menghargai setiap waktu yang telah dihabiskan dan benar-benar berbahagia selama pekerjaan tersebut dilalui. Meski apresiasi ini hanya sebatas formalitas, ingat juga bahwa apresiasi kamu harus memiliki batasan. Kalimat apresiasi yang berlebihan akan terkesan berbohong dan menghina.

f. Cantumkan Pencapaian yang Telah Kamu Raih

Hal ini akan menunjukan jika kamu memiliki rasa bangga dengan menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Selain itu kamu bisa juga menunjukan jika kamu telah berperan penting bagi pertumbuhan perusahaan tersebut. Batasi hal ini jangan sampai kamu terkesan sombong.

g. Gunakan Penutup Surat yang Hangat

Terakhir dalam langkah penulisan surat adalah dengan menggunakan kalimat penutup yang bersahabat. Kamu bisa meninggalkan sebuah harapan dan kalimat rendah hati sebagai bentuk ucapan perpisahan antara kamu dengan perusahaan.

h. Membawanya Saat Menemui Atasan

Sebaiknya jangan pernah membiarkan surat pengunduran diri sampai dengan sendirinya. Surat pengunduran diri harus kamu sampaikan secara pribadi dan langsung. Hindari penggunaan email dalam mengajukan surat pengunduran diri karena hal tersebut sangat tidak sopan.

3. Menemui Atasan

Hal terakhir yang harus kamu lakukan dalam proses pengajuan pengunduran diri adalah dengan menemui atasan. Persiapkan diri dengan surat pengunduran diri untuk menemui atasan. Berikut hal yang bisa kamu lakukan ketika sebelum dan saat menemui atasan.

a. Buatlah Janji atau Pemberitahuan Sebelumnya.

Pastikan jika kamu mengetahui kapan atasan memiliki waktu yang longgar dan bisa membicarakan proses pengajuan diri tersebut. Jangan sampai kamu menemui atasan ketika jam padat atau tengah dalam keadaan sensitif.

b. Tegas dan Sopan

Buka komunikasi dengan sebuah gaya bahasa yang terkesan tegas akan tetapi tetap dalam unsur kesopanan. Gunakan kalimat pembuka yang efektif dan sesuai dengan etika, sehingga menarik perhatian atasan untuk memahami maksud yang kamu utarakan berikutnya. Gunakan waktu seefektif mungkin, sebab bagaimana pun juga atasan terkadang sedang sibuk mengerjakan sesuatu.

c. Persiapkan Alasan

Persiapkan argumentasi terkait alasan kamu mengundurkan diri dari pekerjaan. Sebaiknya kurangi sifat defensif dalam mengutarakan berbagai alasan tersebut. Jika atasan kamu memberikan beberapa solusi dan negosiasi ikuti dengan sabar dan bijak. Bila perlu pertimbangkan kembali segala sesuatunya jika atasan kamu menawarkan solusi yang lebih baik.

d. Pergunakan Gaya Komunikasi yang Baik

Meski kamu disudutkan oleh suatu pertanyaan, tetap pertahankan sisi positif dari motivasi yang telah kamu bangun. Atasan kamu mungkin akan sedikit mengorek apa sebenarnya alasan kamu berhenti bekerja dengan mengangkat isu sensitif, seperti gaya memerintah atasan yang buruk atau rekan kerja yang bermasalah. Ada baiknya kamu mengatakan apa adanya terkait masalah yang kamu rasakan, akan tetapi tetap menggunakan pendekatan positif.

e. Berfikir tentang Masa Depan

Bagaimana pun juga citra kamu saat menemui atasan menjadi hal yang akan berpengaruh di masa depan. Contohnya, saat atasan kamu memiliki banyak relasi perusahaan lain maka ketika terdengar kesan negatif yang berasal dari atasan kamu saat ini , mungkin saja kamu akan sedikit mengalami kesulitan dalam melamar pekerjaan baru dan lain sebagainya. Yang pasti dengan menanamkan kesan dan etika sebaik mungkin hal tersebut sudah menjadi modal yang cukup untuk membuka karir ke arah yang lebih baik.

f. Konfirmasi Terkait Pengunduran Diri ke Relasi Kamu Selama Bekerja

Konfirmasikan jika kamu sudah tidak lagi bekerja disana dan mengucapkan terima kasih pada mereka. Bila perlu rekomendasikan juga rekan kerja kamu yang lain untuk melanjutkan hubungan relasi, sehingga mereka tidak merasa terabaikan sepeninggal kamu bekerja.

Reply