Panduan Lengkap Contoh Surat Kuasa (Plus Cara Membuat dan Tips)

Saat seseorang tidak bisa menghadiri langsung untuk melakukan suatu hal, biasanya kemudian dibuatlah surat kuasa. Surat tersebut dimaksudkan sebagai bukti pemberian kewenangan kepada orang lain untuk melakukan suatu hal. Misalnya mengambil BPKB, untuk mengambil uang, mengambil dokumen atau barang, dan kepentingan lainnya. Seperti juga model surat lamaran kerja, ragam dan contoh surat kuasa ini banyak jenisnya karena menyesuaikan dengan kebutuhan.

Surat kuasa ini kemudian dibawa oleh orang yang Anda beri kepercayaan ke pihak terkait. Setelah pihak tersebut membacanya, barulah kemudian proses pemberian dokumen, uang atau pengurusan lainnya itu bisa dilakukan. Pembuatan sangat kuasa ini sangat lazim dilakukan karena misalnya Anda tidak bisa datang langsung untuk mengurusnya. Misalnya karena sedang sakit, ada acara lain, atau punya aktivitas berwirausaha atau bekerja yang tidak bisa ditinggal.

Nah, karena begitu pentingnya fungsi surat kuasa ini, pembuatannya harus benar dan baik. Agar pihak yang terkait bisa paham akan maksudnya dan bisa menyetujui pemberian hak kuasa itu dengan melakukan pengurusan, pengambilan atau pembayaran seperti yang diinginkan pemberi hak kuasa.

Dalam artikel ini akan dijelaskan apa itu surat kuasa, jenis-jenis surat kuasa, dan beberapa contoh surat kuasa yang sering dibutuhkan sehari-hari. Seperti contoh surat kuasa pengambilan barang, contoh surat kuasa perwakilan, dan lainnya. Tidak hanya itu, juga ada cara pembuatan surat kuasa serta tipsnya.

Yang Dimaksud Surat Kuasa

Secara hukum, surat kuasa diatur dalam KUH Perdata pada bab ke-XVI dalam pasal 1792 yang menerangkan :

Pemberian kuasa ialah suatu persetujuan yang berisikan pemberian kekuasaan kepada orang lain yang menerimanya untuk melaksanakan sesuatu atas nama orang yang memberikan kuasa.

Sementara menurut definisinya, wikipedia menulis:

Surat kuasa adalah surat yang berisi pelimpahan wewenang dari seseorang atau pejabat tertentu kepada seseorang atau pejabat lain. Pelimpahan wewenang dapat mewakili pihak yang memberi wewenang.

Jenis-jenis Surat Kuasa

Jenis surat kuasa banyak macamnya. Secara awam, pembagian jenis surat kuasa ini lebih didasarkan pada tujuan pembuatan surat kuasa, seperti:

  1. surat kuasa untuk pengambilan paspor
  2. surat kuasa penyerahan mobil
  3. surat kuasa pengambilan gaji
  4. surat wakil kuasa tanah
  5. surat kuasa waris
  6. surat kuasa penerimaan kartu kredit
  7. surat kuasa pengambilan barang
  8. surat kuasa pengambilan transkrip
  9. surat kuasa pengambilan uang di bank
  10. surat kuasa untuk mengambil stnk
  11. surat kuasa pengambilan dokumen
  12. surat kuasa wali nikah
  13. surat kuasa wakil orang
  14. surat kuasa penjualan tanah
  15. surat kuasa pengambilan bpkb
  16. surat kuasa akte lahir
  17. surat kuasa jual beli
  18. dan banyak lagi contoh jenis surat kuasa lainnya.

Sementara jika ditinjau dari aturan hukum, surat kuasa itu dibagi ke dalam empat jenis sebagai berikut.

1. Surat Kuasa Umum

Yang dimaksud surat kuasa umum adalah surat yang berisi pemberian kuasa kepada seseorang untuk melakukan pengurusan kepentingan dari pemberi kuasa. Artinya, pada surat kuasa umum ini punya titik berat hanya pada tindakan pengurusan kepentingan pemberi kuasa.

2. Surat Kuasa Khusus

Pada surat kuasa khusus, pemberian kuasa dapat dilakukan mengenai suatu kepentingan atau lebih. Ciri dari surat kuasa khusus ini adalah:

  • surat dapat dijadikan landasan ketika bertindak di pengadilan sebagai wakil dari pemberi kuasa
  • dalam surat kuasa ini disebutkan secera rinci apa saja tindakan yang harus dilakukan penerima kuasa

Anda bisa menangkap apa perbedaan surat kuasa umum dan khusus kan? Kalau surat kuasa umum hanya terkait dengan pengurusan suatu hal saja, sementara untuk jenis surat kuasa khusus dapat dijadikan sebagai landasan ketika misalnya berperkara di pengadilan.

3. Surat Kuasa Istimewa

Pada jenis yang ini, surat kuasa mengatur mengenai pemberian kuasa untuk melakukan suatu tindakan yang sangat penting yang hanya bisa dilakukan oleh orang tersebut. Contoh dari surat kuasa istimewa ini seperti:

  • surat kuasa istimewa untuk membuat perdamaian
  • surat kuasa istimewa untuk mengucapkan sumpah

4. Surat Kuasa Perantara

Dalam sifat surat ini ini, pemberi kuasa memberi kuasa pada penerima kuasa dalam kewenangan sebagai perantara/agen/perwakilan untuk melakukan tindakan hukum tertentu yang terkait dengan pihak ketiga.

Nah setelah mengerti dengan pengertian surat kuasa serta jenis-jenisnya, selanjutnya mari lanjutkan ke arah yang lebih teknis untuk persiapan membuat surat kuasa.

Persiapan Membuat Surat Kuasa

Sebelum dilakukan pembuatan surat kuasa, ada beberapa hal yang harus disiapkan. Anda sebaiknya mengikuti proses persiapan ini agar pembuatan surat kuasa bisa berjalan lancar.

1. Ada Pihak yang Diberi Kuasa untuk Melakukan Suatu hal

Ya, jelas pemberi kuasa harus mencari orang yang bisa dipercaya untuk melakukan tugas tersebut. Bisa saudara, teman, atau rekan kerja. Untuk itu, Anda sebaiknya sudah tahu siapa yang akan diberi kepercayaan mendapat hak kuasa ini.

2. Tahu Isi Surat Kuasa yang Ingin Disampaikan

Isi dari surat kuasa harus jelas, tidak multi-tafsir. Sehingga pihak yang terkait pun bisa langsung mengerti maksud dari surat kuasa tersebut. Hindari penggunaan bahasa yang berputar-putar. Langsung to the point, singkat, padat, dan jelas.

3. Ditulis dengan rapi

Sebaiknya surat kuasa ini diketik dengan rapi dengan menggunakan komputer. Supaya tulisannya jelas dan mudah untuk dibaca. Ini terkait dengan kenyamanan serta kerapian. Jika pun karena suatu hal kemudian Anda tidak dapat menggunakan komputer atau laptop untuk melakukan pengetikkan surat kuasa, Anda bisa tulis dengan tangan. Yang penting, tulisannya jelas, rapi dan gampang untuk dibaca.

Cara Pembuatan Surat Kuasa

Mungkin Anda sering bingung bagaimana cara membuat surat kuasa yang baik dan benar. Tapi hal itu tak perlu terjadi lagi. Anda bisa ikuti cara dan langkah-langkah membuat surat kuasa berikut ini.

1. Buat draft surat kuasa

Bila diperlukan, bisa buat lebih dulu draft surat kuasa di atas kertas. Jadi Anda sebagai pihak pemberi kuasa membuat contoh surat yang nantinya akan diketik supaya lebih rapi. Dalam coretan kertas ini, Anda tuliskan apa saja yang perlu tercantum dalam surat tersebut, meliputi data Anda sebagai pemberi surat kuasa, orang yang diberi kuasa, tujuan pemberian kuasa, dan tanggal pembuatan surat.

2. Nyalakan komputer atau laptop

Jika draft sudah jadi, Anda bisa mulai untuk mengetikkannya. Langkah pertama tadi boleh dilewati jika Anda merasa susunan surat kuasa seperti yang Anda inginkan itu sudah ada dalam otak Anda. Jadi Anda bisa langsung lakukan langkah kedua ini dengan langsung menyalakan komputer untuk mengetik surat kuasa.

3. Tulis “SURAT KUASA” dengan huruf kapital

Letakkan frasa “SURAT KUASA” di bagian tengah-atas layout kertas. Tebalkan (bold), dan bila perlu beri garis bawah (underline).

4. Tulis Nama dan Data Diri Pemberi Kuasa

Berikutnya diketik nama pemberi kuasa. Biasanya dimulai dengan kalimat berikut “Saya yang bertanda tangan di bawah ini”, lalu dilanjutkan dengan nama, tempat tanggal lahir, dan alamat. Boleh jika ingin diberi identitas tambahan lainnya, seperti:

  • Jenis kelamin
  • No KTP/ SIM
  • Pekerjaan
  • Alamat Tempat Kerja

5. Tulis identitas Pihak yang Diberi Kuasa

Selanjutnya, diketik data diri pihak yang diberi kuasa. Sama seperti sebelumnya, data yang dituliskan meliputi nama, tempat tanggal lahir, alamat dan identitas lain yang dirasa perlu.

6. Jelaskan keperluan pembuatan kuasa

Pada bagian selanjutnya dijelaskan apa maksud surat kuasa ini. Misalnya untuk pengambilan BPKB, pengambilan dokumen, atau yang lainnya. Tulis dengan jelas dan detail. Misalnya untuk mengambil BPKB, maka harus ditulis juga jenis kendaraan yang hendak diambil BPKB-nya, berapa nomor polisinya, no rangka, no mesin dan sebagainya.

7. Beri kalimat penutup

Kemudian dilanjutkan dengan kalimat penutup yang menerangkan bahwa surat kuasa ini bisa digunakan sebagaimana seharusnya.

8. Tanggal Pembuatan dan Tanda tangan Pemberi Kuasa dan yang diberi Kuasa

Di bagian paling akhir, ditulis mengenai tanggal pembuatan surat serta tempatnya. Lalu diikuti dengan nama pemberi kuasa dan yang diberi kuasa. Pada bagian tersebut nantinya kedua pihak memberikan tanda tangan.

Nah, jika sudah tahu bagaimana cara membuat surat kuasa yang baik dan benar, selanjutnya mari kita lihat contoh-contoh surat kuasa untuk berbagai keperluan.

Contoh Surat Kuasa Mengurus Harta Warisan

Ketika ada orang tua yang meninggal, terkadang dibutuhkan surat kuasa harta waris. Surat ini dimaksudkan untuk pemberian hak kuasa pada seseorang untuk membagi harta warisan kepada ahli waris sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk format surat kuasa harta waris ini secara umum tidak jauh berbeda dengan surat kuasa lainnya. Yaitu mengandung komponen isi sebagai berikut:

  • Data pihak pemberi kuasa
  • Data penerima kuasa
  • Maksud dari surat kuasa yaitu mengenai pembagian harta warisan.

Berikut ini contoh surat kuasa harta waris tersebut

SURAT KUASA 

Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Nama : Abdus Salam
Alamat : Jl. Gatot Subroto No. 499, Purwakarta
No. KTP : 345678901234

2. Nama : Firmansyah
Alamat : Jl. Pegadaian No. 541, Purwakarta
No. KTP : 7654321098

3. Nama : Abdus Syukur
Alamat : Jl. Jend Sudirman No. 919, Purwakarta
No. KTP : 6789012345

Selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai pihak “Pemberi Kuasa”.
Dengan ini memberikan kuasa kepada:

Nama : Abdus Somad
Alamat : Jl. Kartini No. 999 Purwakarta
No. KTP : 66778899005544

Selanjutnya disebut sebagai pihak “Penerima Kuasa”.

———————– KHUSUS —————————-

Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa merupakan para ahli waris dari saudara Ujang yang telah meninggal dunia pada tanggal 30 September tahun 2015 sebagaimana dimaksud dalam Penetapan Pengadilan Agama Purwakarta No. 45A.

Pemberi Kuasa sebagai ahli waris dengan ini memberikan kuasa kepada Penerima Kuasa yang secara bersama-sama bertindak sebagai ahli waris, untuk melakukan pembagian harta warisan saudara Ujang.

Selanjutnya, untuk maksud tersebut diatas, Penerima Kuasa berhak untuk melakukan pembagian harta warisan, melakukan tindak hukum dengan pihak ketiga lainnya yang berkaitan dengan harta warisan, serta melakukan tindakan lain yang dianggap perlu dan patut sehubungan dengan diberikannya kuasa ini.

Demikian Surat Kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Purwakarta, 2 Februari 2016

Yang Menerima Kuasa                                       Yang Memberi Kuasa

1. Abdus Salam (___________)

(ABDUS SOMAD)                                         2. Firmansyah  (__________)

3. Abdus Syukur (___________)

Pada contoh surat kuasa di atas, ada beberapa orang yang memberikan hak kuasa. Sementara untuk penerima kuasanya adalah satu orang. Semua pihak yang terkait di sini membubuhkan tanda tangan. Selain itu, perlu juga diberikan materai sebagai pajak dokumen jika nantinya surat kuasa ini dibutuhkan sebagai alat bukti di pengadilan.

Contoh Surat Kuasa untuk Pengukuhan PKP

Untuk pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), jika memang Anda tidak bisa hadir langsung untuk mengurus prosesnya, Anda bisa buat surat kuasa. Sering, surat ini disebut sebagai surat kuasa pengukuhan PKP (Pengusaha Kena Pajak). Berikut ini contohnya.

SURAT KUASA 

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Ahmad Firdaus
Tempat tanggal lahir : Jakarta, 17 Februari 1978
Pekerjaan : Pengusaha
Alamat : Jalan Bendungan No 998, Jakarta Utara
No. KTP : 098765432123

Yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, dengan ini memberikan kuasa kepada :

Nama : Arifin Miftah
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jalan Kelapa Gading No 999, Jakarta Utara

Yang selanjutnya disebut sebagai penerima kuasa :

——————————KHUSUS——————————–

Untuk melakukan pengurusan permohonan pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP )/ Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak ( PKP ) atas nama Pemberi Kuasa di KPP Pratama Jakarta Utara.Untuk itu Penerima Kuasa berhak bertindak untuk dan atas nama Pemberi Kuasa dalam menghadap pejabat yang terkait dalam melakukan pengurusan, menandatangani surat-surat, menerima surat-surat dan melakukan segala tindakan yang diperlukan terkait dengan hal dimaksud di atas.

Demikian Surat Kuasa ini dibuat oleh Pemberi Kuasa untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Jakarta, 21 Februari 2016

Penerima Kuasa                                                                  Pemberi Kuasa

( Arifin Miftah)                                                                    (Ahmad Firdaus )

Dalam contoh surat kuasa untuk pengukuhan PKP di atas, secara jelas pihak pemberi kuasa menyebutkan hal yang bisa dilakukan penerima kuasa dalam pengurusan NPWP. Hal tersebut meliputi penandatangan surat atau dokumen yang diperlukan, sekaligus menerima surat-surat yang terkait dengan hal tersebut.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Barang

Jenis surat kuasa yang ini juga sering dibutuhkan. Sebab dalam kehidupan sehari-hari pastilah Anda sering bertransaksi yang terkait dengan pengambilan barang tertentu. Mungkin karena ada kesibukan lain, maka Anda pun kemudian mewakilkannya pada pihak lain untuk mengambil barang tersebut.

Barang yang dimaksud misalnya bisa berupa mobil, sepeda motor, laptop, paspor, transkrip, bpkb, dan lainnya. Berikut ini contoh untuk pembuatan surat kuasa untuk mengambil barang.

SURAT KUASA

Saya yang bertanda dibawah ini :

Nama lengkap : Joko Maulana
Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil
Alamat lengkap : Jalan Indragiri No 99, Semarang

Selanjutnya disebut sebagai pihak ke-1.

Dengan ini memberikan kuasa kepada :

Nama lengkap : Mulyo Hadi
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat lengkap : Jalan Indragiri No 99, Semarang

Selanjutnya disebut sebagai pihak ke-2.

Dengan ini, pihak ke-1 memberikan kuasa kepada pihak ke-2 untuk mewakili pihak ke-1 dalam mengambil sepeda motor di kantor Pegadaian Semarang yang beralamat di Jalan Depok, Semarang.

Demikian surat kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Semarang, 25 Februari 2016

Pihak Kedua                                                                      Pihak Pertama

Joko Maulana                                                                  Mulyo Hadi

Pada contoh surat kuasa di atas ini tertulis secara simpel dan sederhana. Pihak pertama yang dalam hal ini merupakan orang tua dari pihak kedua, memberikan kuasa kepada pihak kedua untuk melakukan pengambilan barang. Mungkin karena pihak pertama sedang ada kepentingan lain, sehingga tidak bisa mengambilnya sendiri.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji atau Uang Pensiun

Ini juga contoh surat kuasa yang banyak dicari. Sebab dalam dunia pekerjaan, kadang ada karyawan atau pensiunan yang tidak bisa mengambil sendiri gaji atau uang pensiunnya. Sehingga kemudian merasa perlu mewakilkannya kepada pihak lain. Karena itulah, kemudian dibuatlah surat kuasa untuk pengambilan uang yang contohnya bisa Anda lihat seperti di bawah ini.

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan dibawah ini,

Nama : Suhendro
Pekerjaan : Pensiunan Pegawai BTPN
Alamat : Jalan Siliwangi No 998 Bandung

Dengan ini bermaksud untuk memberikan kuasa kepada:

Nama : Arif Rizki
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jalan Wahid hasyim No 49 bandung

Untuk mengambil uang pensiun pada bulan Maret 2016 di Bank BTPN di Jalan Ir H Djuanda Bandung. Pembuatan surat kuasa ini dilakukan karena pihak pemberi kuasa sedang dirawat di rumah sakit.

Demikian surat kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Bandung, 28 Februari 2016

Yang menerima kuasa                                                     Yang memberi kuasa

Arif Rizki                                                                             Suhendro

Contoh surat kuasa ini juga dibuat dengan sederhana. Pada bagian isi surat dijelaskan dengan jelas perihal uang pensiun yang harus diambil. Juga disebutkan dengan jelas dimana tempat pengambilan uang tersebut.

Contoh Surat Kuasa Jual Beli

Ada juga pembuatan surat kuasa dengan tujuan untuk melakukan jual beli. Biasanya pemberi kuasa membuat surat ini karena tidak sempat untuk melakukannya sendiri. Sehingga kemudian, proses jual beli ini diwakilkan dengan diberikan hak kuasa kepada pihak lain. Berikut ini contohnya.

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Ilham Hadi
Alamat : Jalan Panjaitan No 88 Makassar
No. KTP : 0987654261981
Pekerjaan: Wiraswasta

Dengan ini disebut sebagai “Pemberi Kuasa”.

Dengan ini Pemberi Kuasa memberikan kuasa kepada:

Nama : Abdulrahman
Alamat : Jl. Adi Sucipto No 997 Makassar
No. KTP : 009988776655
Pekerjaan: Wiraswasta

Yang selanjutnya disebut sebagai “Penerima Kuasa”.

Untuk menjual mobil yang tersebut di bawah ini:

Merk: Toyota Avanza
Tipe: G
No. Chasis: 12456778888
No. Mesin: 0987609876
No. Polisi: DD999999AB
Warna: Putih

Untuk selanjutnya disebut “KENDARAAN BERMOTOR”.

———————– KHUSUS ————————–

  • Untuk menandatangani surat perjanjian jual beli, surat pernyataan melepaskan hak atas kendaraan bermotor tersebut dan atau surat-surat yang terkait dengan maksud dan tujuan ntuk melepaskan hak kepemilikan atas kendaraan bermotor tersebut.
  • Menerima uang serta menandatangani kwitansi hasil penjualan kendaraan bermotor tersebut dan melakukan tindakan lain yang dianggap perlu dengan diberikannya kuasa ini.

Demikian pembuatan Surat Kuasa ini dilakukan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Makassar, 4 April 2016

Yang menerima kuasa                                                    Yang memberi kuasa

Abdulrahman                                                                    Ilham Hadi

Contoh Surat Kuasa Substitusi

Ada juga yang disebut surat kuasa substitusi. Surat kuasa ini pada intinya sama yang dengan memberikan kuasa pada penerima kuasa untuk mewakili penerima kuasa dalam melakukan tindakan. Sering, surat kuasa substitusi ini dipergunakan dalam PTUN, perdata, pidana, maupun jual beli.

Berikut ini contohnya.

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

MANOJ SINGH, SH,MH, adalah penasihat hukum pada kantor hukum SINGH ASSOCIATED, yang beralamat di Jalan Tengku Cik Di Tiro No 224 Jakarta

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama: Muzakkar Bin Siroj, yang bertindak selaku Presiden Direktur dari dan karenanya sah mewakili PT. LAMPUNG ABADI , beralamat di Jalan Surabaya No 44, Jakarta, berdasarkan Surat Kuasan bertanggal 27 Agustus 2015.

Dengan ini memberikan Kuasa Substitusi kepada :

KARIM SOLEHAN, SH

Advokat dan penasihat hukum pada kantor hukum KARIM ASSOCIATED, yang beralamat di Jalan Indragiri No 76 Jakarta.

KHUSUS

Bertindak untuk dan atas nama Pemberi Kuasa, mewakili Pemberi Kuasa untuk mengajukan permohonan, mengurus dan mengambil Surat Keterangan yang diterbitkan Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional Kota Jakarta yang menyatakan bahwa Surat Pernyataan Penguasaan Tanah yang dibuat oleh saudara Sukarno di Jakarta pada tanggal 22 Desember 2014, bukanlah bukti kepemilikan hak atas tanah.

Untuk maksud tersebut di atas, Penerima Kuasa berwenang mewakili Pemberi Kuasa menghadap pejabat-pejabat instansi yang berwenang untuk membuat dan menandatangani serta mengajukan segala permohonan, akta-akta, surat-surat dan dokumen-dokumen lainnya yang berhubungan dengan persoalan tersebut diatas, untuk kepentingan Pemberi Kuasa.

Selanjutnya Penerima Kuasa berwenang untuk melakukan perbuatan-perbuatan dan keterangan-keterangan yang menurut hukum harus dijalankan atau diberikan oleh Penerima Kuasa dan pada umumnya melakukan upaya-upaya hukum/tindakan-tindakan hukum yang dianggap penting, baik dan perlu oleh Penerima Kuasa untuk kepentingan Pemberi Kuasa dalam mencapai tujuan tersebut diatas.

Surat Kuasa ini diberikan dengan hak substitusi.

Demikian Surat Kuasa Substitusi ini dibuat serta ditandatangani di Jakarta pada tanggal 7 Januari 2016

Pemberi Kuasa                                                          Penerima Kuasa

Siraj Sullivan, SH,MH,                                             WAHYU AKBAR, SH, LL.M

Seperti bisa Anda lihat, pada contoh surat kuasa ini ada pemberian hak substitusi dari pihak pemberi kuasa yang bertindak atas nama kliennya untuk memberikan kuasa substitusi pada pihak yang lain.

Contoh Surat Kuasa Sewa Rumah

Ini juga contoh surat kuasa yang kerap diperlukan. Sebab tak dipungkiri di sekitar kita sering terjadi transaksi penyewaan rumah. Mungkin karena si empunya rumah sibuk, kemudian diberikanlah hak kuasa untuk melakukan penyewaan rumah tersebut. Berikut ini contoh surat yang bisa Anda tiru.

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Mahmud
Alamat : Jl. Ring Road Utara No 99 Jogja
No. KTP : 665544332288
Pekerjaan : PNS

Selanjutnya disebut “Pemberi Kuasa”.

Dengan ini memberi hak kuasa kepada:

Nama : Tarjono
Alamat : Jalan Patangpuluhan No 765 Jogja
No. KTP : 0088552209876
Pekerjaan : Wiraswasta

Selanjutnya disebut “Penerima Kuasa”.

Untuk mengurusi segala hal yang terkait dengan penyewaan sebuah rumah sebagai berikut:

Alamat rumah: Jalan Patangpuluhan No. 777, Jogja
Luas tanah : 300 m2
Status : Hak Milik atas nama Mahmud

Dengan ini, diberikan hak kuasa pada penerima kuasa untuk menyewakan rumah tersebut sekaligus mengurus segala sesuatu yang terkait dengan penyewaaan rumah tersebut.

Demikianlah Surat Kuasa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana semestinya.

Jogja, 19 Januari 2016

Penerima Kuasa                                                                    Pemberi kuasa

Tarjono                                                                                   Mahmud

Dalam surat kuasa tersebut disebutkan mengenai rumah yang disewakan. Dengan penyebutan yang detail ini diharapkan bisa menjadi jelas mengenai obyek yang dimaksud dalam surat kuasa ini.

Tips Tambahan terkait Surat Kuasa

jenis surat kuasa

pixabay.com

Oh ya, agar surat kuasa yang Anda buat bisa lebih maksimal, bisa ikuti tips berikut ini.

– Adanya materai

Pada surat kuasa sering ditempel materai. Mungkin Anda ada yang bingung sebaiknya materai surat kuasa ditempel dimana dan materai jenis apa yang ditempel.

Untuk jenis surat kuasa yang perlu dipasangi materai adalah surat kuasa yang sifatnya formal dan mengandung nilai tinggi. Seperti misalnya surat kuasa usaha, surat kuasa tanah dan lainnya. Sedang untuk surat kuasa yang sifatnya non-formal, misalnya untuk mengambil barang tidak diperlukan materai.

Mengenai materai yang dipakai adalah materai Rp 6.000. Mengenai peletakannya yaitu dekat dengan tempat tanda tangan para pihak. Sehingga nantinya goresan tanda tangan itu mengenai materai tersebut.

– Bawa surat kuasa dengan baik

Agar surat kuasa ini tidak sampai lecek, nantinya pihak yang mendapat kuasa ini perlu memasukkannnya ke dalam stopmap. Sehingga tetap terlihat rapi ketika hendak disampaikan ke pihak yang terkait.

– Ketik dengan rapi

Lakukan pengetikan surat dengan rapi. Perhatikan ukuran huruf, margin, spasi agar tulisan menjadi nyaman dibaca.

– Periksa Sebelum Diprint

Sebelum mencetak surat kuasa, Anda perlu memeriksanya terlebih dulu. Pastikan memang tidak ada lagi kesalahan dalam kata, ejaan maupun sususan kalimat. Sehingga surat kuasa ini pun menjadi mudah untuk dipahami.

Begitulah penjelasan mengenai surat kuasa kali ini. Semoga bermanfaat dan bisa Anda jadikan rujukan ssetiap hendak membuat surat kuasa. Dan jangan lupa untuk ucapkan Alhamdulillah setelah pembuatan surat ini selesai. Begitupun setelah aktivitas  yang terkait dengan surat kuasa ini berhasil dilakukan.

Reply