Tips Membuat CV (Curriculum Vitae) dan Riwayat Hidup (Beserta Contoh)

Curriculum Vitae atau daftar riwayat hidup adalah sebuah dokumen penting yang memberikan penjelasan singkat tentang diri Anda. Contoh Cv ini juga bisa banyak anda lihat di internet.

Biasanya, CV berisi informasi pribadi, pendidikan, keahlian, hingga pengalaman kerja yang dimiliki. Oleh karena itu, penulisan CV yang tepat sangatlah penting demi menciptakan kesan yang baik di mata penerima CV.

Berikut adalah ulasan mengenai Curriculum Vitae dan daftar riwayat hidup, mulai dari fungsi, cara membuat, contoh desain dan layout, hingga tips melamar kerja dengan CV yang keren.

Sekilas Tentang CV (Curriculum Vitae)

www.unsplash.com

Curriculum Vitae (bisa juga ditulis Curriculum Vitæ , disingkat CV) adalah sebuah dokumen bersifat pribadi yang berisi gambaran mengenai data diri, beserta pengalaman sesorang, ditambah kualifikasi yang telah diperoleh.

Jika ditelisik secara bahasa, Curriculum Vitæ berasal dari bahasa Latin yaitu curricula vitæ, yang artinya perjalanan hidup.

CV juga bisa diartikan dari curricula vitarum yang maknanya juga perjalanan hidup. Sedangkan the Form Vitæ adalah bentuk tunggal genitif dari vita dan diterjemahkan sebagai “hidup”.

Di beberapa negara termasuk Indonesia, Curriculum vitae menjadi item utama yang wajib dibawa seseorang jika ingin melamar kerja. Selain data diri, di dalam CV biasanya tercantum beberapa sertifikasi dari sebuah pelatihan yang telah ia ikuti.

Dalam kasus lowongan kerja online, para pencari kerja biasa meng-apply CV melalui e-mail.

Jika CV tersebut menarik dan cocok dengan kriteria yang dicari perusahaan, proser lamaran kerja bisa berlanjut ke tahap wawancara (interview).

CV juga kerap diandalkan para pekerja profesional untuk bisa meyakinkan calon klien atau customer mereka.

CV vs Daftar Riwayat Hidup, Sama atau Beda?

Seakan serupa tapi tak sama, ternyata daftar riwayat hidup dan Curriculum Vitae adalah dua hal yang berbeda. Meskipun secara harfiah sama, namun penggunaan istilah tersebut memiliki tempatnya masing-masing.

Lalu apa sajakah perbedaan antara daftar riwayat hidup dan kurikulum vitae? Berikut kami lampirkan ulasannya.

Daftar Riwayat Hidup

This slideshow requires JavaScript.

Daftar riwayat hidup adalah sebuah lembaran kertas yang memuat info singkat seputar diri. Daftar riwayat hidup biasa digunakan untuk melamar kerja di era 80-90an (era pra-internet).

Biasanya, jika ingin melamar kerja, surat ini wajib dibawa beserta surat pengantar kerja, ditambah identitas pribadi (pas foto, ijazah, ktp, dsb).

Daftar riwayat hidup sudah memiliki template resmi yang bisa Anda dapatkan di tempat fotokopi. Anda juga bisa membuatnya di Microsoft Word menggunakan pc komputer. Di bawah ini adalah contoh template daftar riwayat hidup yang beredar di tempat fotokopi dan bisa langsung Anda isi:

CV (Curriculum Vitae)

www.pixabay.com

Sebenarnya, secara harfiah, Curriculum Vitae sama dengan daftar riwayat hidup. Akan tetapi biasanya penggunaan istilah Curriculum Vitae bisa lebih fleksibel dan luas.

CV juga terkesan lebih modern dan mulai populer digunakan di era digital seperti sekarang. CV biasa dilampirkan sebagai attachment pada proses melamar kerja melalui e-mail.

Setidaknya, ada tiga kelebihan dari Curriculum Vitae yang tidak dimiliki oleh daftar riwayat hidup, diantaranya:

Bisa Leluasa

Dengan menggunakan CV, anda bisa lebih leluasa untuk mengeksplorasi dan menggambarkan tentang siapa diri anda sebenarnya.

CV tidak memiliki template baku dalam pengisiannya, karenanya Anda bisa mendesain seunik dan sekreatif mungkin sesuai dengan yang anda inginkan.

Tanpa Surat Lamaran

Dengan menggunakan CV, biasanya anda tidak perlu membuat surat lamaran kerja lagi. Apalagi jika anda membuat CV dan mengirimkannya melalui email.

Anda cukup membuat kata pengantar yang bisa dicantumkan di badan e-mail. Namun itu semua tergantung pada peraturan baku dari perusahaan masing-masing.

Ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada CP yang tertera, agar konten e-mail lamaran bisa lebih maksimal.

Eksplorasi Tak Terbatas

CV tidak hanya terbatas memberikan informasi seputar data hidup Anda saja. Lebih dari itu, CV justru bisa menyampaikan apapun yang ingin anda sampaikan.

Hal ini tak lain karena CV tidak memiliki template baku dan paten selain informasi dasar.

Selama tujuan utamanya tercapai, yakni membuat perusahaan lebih tertarik dan merasa cocok, Anda bisa berkreasi dan melakukan eksplorasi seunik mungkin.

Tujuan Pembuatan CV, Apa Hanya untuk Melamar Kerja?

www.unsplash.com

Secara umum, CV dibuat untuk melamar sebuah pekerjaan. Namun ternyata, Curriculum Vitae memiliki fungsi lebih banyak dan lebih luas lagi.

Bahkan CV bisa anda andalkan di setiap momen yang penting bagi anda. Adapun beberapa contoh dari penggunaan CV yang bisa Anda terapkan, antara lain:

Proposal untuk Klien

Jika anda seorang pekerja profesional yang berurusan langsung dengan klien, maka Anda membutuhkan sebuah Curriculum Vitae untuk meyakinkan klien atau customer anda.

Apalagi jika pekerjaan Anda berkaitan dengan jasa atau karya, seperti fotografer, video maker, desainer grafis, pengacara, penulis naskah, dan lain sebagainya.

Bahkan untuk beberapa pekerjaan membutuhkan portofolio agar dapat meyakinkan klien atau customer.

Casting Film

www.hipwee.com

Curriculum Vitae juga dibutuhkan oleh para calon pemain film. Jika anda ingin apply untuk bisa berperan di sebuah film yang anda mau, Anda harus melewati proses casting terlebih dahulu.

Pada proses ini Anda wajib menampilkan Curriculum Vitae.

Hal ini tentu akan membantu sutradara maupun produser untuk menyeleksi peran yang mungkin sesuai dengan Anda.

Kecuali jika memang Anda adalah aktor papan atas yang filmografi karirnya sudah tak diragukan lagi, seperti Reza Rahadian, Vino G Bastian, atau Young Lex.

Proses Ta’aruf atau Perjodohan

Jika Anda adalah seorang muslim, tentu anda sudah tak asing lagi dengan istilah taaruf. Ya, ta’aruf adalah proses untuk saling mengenal dengan lawan jenis dengan tujuan untuk bisa melanjutkannya ke jenjang pernikahan.

Ta’aruf dilakukan karena untuk menghindari proses berpacaran yang rawan dan cenderung mendekati zina.

Dalam melakukan proses taaruf, CV memiliki peran yang sangat penting.  Sebelum berlanjut pada proses dialog, diskusi dan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, masing-masing calon harus terlebih dahulu menerima dan mempelajari CV dari calon pasangannya tersebut.

Dalam proses melihat CV inilah biasanya menentukan Apakah kita bisa memungkinkan untuk berlanjut atau tidak. Untuk itu, CV harus diisi dengan pernyataan yang sejujur-jujurnya, selengkap-lengkapnya dan sejelas-jelasnya.

Relawan Acara / Organisasi

Anda pernah melihat acara Sea Games, olimpiade, atau PON? Yap, parade kegiatan olahraga tersebut biasanya diadakan secara besar-besaran dan dalam waktu yang cukup lama. Tentu ada banyak crew dan relawan yang terlibat.

Biasanya, jika anda ingin mendaftar sebagai relawan atau crew pada event tersebut, anda diharuskan terlebih dahulu untuk mengirimkan Curriculum Vitae kepada panitia.

Selain olahraga, beberapa event yang membutuhkan relawan antara lain Baksos, penanggulangan bencana, pentas seni atau konser musik, pertemuan konferensi, dan lain sebagainya.

Mendaftar Beasiswa / Lomba

Selain digunakan untuk melamar kerja, proposal klien dan taaruf, Curriculum Vitae juga kerap diandalkan saar ingin mendaftar pada sebuah lomba atau seminar khusus. Curriculum Vitae juga biasanya wajib dicantumkan saat ingin mengajukan beasiswa sekolah maupun kuliah.

Tulisan dari Pembaca

 

Surat kabar ternama biasanya sering mencantumkan tulisan-tulisan dari pembacanya. Tulisan tersebut dapat berupa opini, pendapat, maupun karya fiksi.

Biasanya, jika ingin tulisan Anda dimuat, Anda harus mencantumkan CV bersamaan dengan tulisan yang ada kirim.

Cara Membuat CV yang Menarik

www.unsplash.com

CV bukan sekedar CV. Ternyata ada beberapa teknik yang membuat CV Anda terlihat lebih menarik dan sesuai daripada yang lain.

Berikut adalah 5 rahasia cara membuat Curriculum Vitae yang patut anda ketahui. Coba praktekkan dan buktikan sendiri!

Lakukan Job Research

Sebelum anda memutuskan untuk membuat CV, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mencari informasi secara detil tentang lowongan yang akan anda tuju.

Hal-hal yang harus anda ingat adalah, bawa CV menarik adalah CV yang relevan dan sesuai. Anda juga harus pastikan bahwa jenis pekerjaan yang anda bidik sudah sesuai dengan bidang yang anda minati.

Catatlah semua informasi yang berkaitan dengan segala persyaratan untuk melamar. Beberapa persyaratan Biasanya berupa kualifikasi pekerjaan, keterampilan, keahlian, pendidikan, usia dan pengalaman kerja di bidang yang sama.

Mencari tahu informasi tentang perusahaan yang membuka lowongan bisa dilakukan di internet atau melalui informasi dari kerabat Anda.

Ada juga diharuskan dianjurkan untuk mencari tahu segala informasi tentang perusahaan tersebut, mulai dari visi misi, nilai hingga etos kerja yang diaplikasikan oleh perusahaan tersebut.

Selain berfungsi untuk mengukur kemampuan diri Anda pada kriteria dalam perusahaan tersebut, hal ini juga dapat menambah wawasan anda tentang perusahaan tersebut.

Tentunya Hal ini akan membantu jika nanti Anda berhasil lolos ke fase interview.

Ketahui Isi CV secara Umum

Bagi anda para fresh graduate yang belum pernah membuat CV, disarankan untuk memperhatikan isi dari Curriculum Vitae secara utuh.

Hendaknya selalu memperhatikan susunan konten dari CV anda, agar udah dibaca dan bisa diterima dengan baik. Secara umum, Curriculum Vitae memiliki beberapa komponen pokok yang mesti selalu ada, antara lain:

  1. Biodata atau Identitas Diri, Berisi informasi dasar tentang diri Anda (nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat, nomor telepon dan alamat e-mail).
  2. Riwayat Pendidikan, Informasi tentang pendidikan yang ada tempuh (pendidikan terakhir, nama kampus, jurusan atau konsentrasi yang dipilih dan IPK atau nilai sertifikasi).
  3. Gambaran Kepribadian, Gambaran singkat tentang karakter atau sifat Anda. Bisa berupa kelebihan, kekurangan, atau kalimat ringkasan satu paragraf.
  4. Daftar Keterampilan, Daftar skill atau keterampilan yang anda kuasai. Isilah sesuai dengan keterampilan yang benar-benar sudah Anda kuasai. Jangan mencantumkan sesuatu yang anda belum yakin bahwa Anda sudah menguasainya.
  5. Pengalaman Kerja & Portfolio, Riwayat pekerjaan Anda di usia produktif atau di masa profesional. Bagi beberapa bidang pekerjaan, biasanya diwajibkan untuk mencantumkan portfolio atau hasil karya yang pernah anda kerjakan.
  6. Prestasi yang Berkaitan, List prestasi atau Penghargaan apa saja yang pernah anda raih di bidang yang berkaitan dengan pekerjaan anda.
  7. Training, Workshop & Seminar, Daftar sertifikasi training, workshop atau seminar yang pernah Anda ikuti. Semakin banyak event yang anda cantumkan, semakin bagus. Tentunya yang betul-betul pernah Anda ikuti, bukan sekedar mencantumkan saja.
  8. Informasi Lain tentang Diri Anda, Hobi, referensi atau hal lain tentang diri anda yang relevan dengan pekerjaan Anda.

Mulai Membuat CV

Curriculum Vitae yang menarik adalah Curriculum Vitae yang relevan isinya dan memiliki desain yang menarik. Upayakan untuk selalu membuat CV dengan desain yang sederhana, mudah dibaca, memiliki layout yang rapi, dan komposisi yang pas.

Buatlah CV menggunakan software yang anda kuasai. Sangat dianjurkan untuk membuat CV menggunakan software khusus untuk desain seperti Adobe Photoshop, adobe Illustrator atau CorelDraw. Namun jika Anda belum mampu menguasainya, anda bisa menggunakan Microsoft Word. Anda juga bisa mencari template CV di Google yang siap untuk Anda isi.

Anda juga bisa membeli template CV yang keren, yang kini sudah tersedia di berbagai website lokal maupun luar negeri. Bahkan sekarang juga sudah banyak desainer-desainer grafis yang menawarkan jasa pembuatan template CV.

Tinjau dan Perbaiki

Setelah anda selesai membuat CV, lakukan review atau peninjauan ulang untuk mengoreksi konten dan komposisi dari CV yang baru saja anda buat. Hal ini tentu wajib dilakukan untuk meminimalisir kesalahan dan memastikan bahwa CV yang sudah anda buat siap untuk dibaca oleh klien atau perusahaan yang Anda tuju.

Pastikan Curriculum Vitae yang anda buat tidak memiliki kesalahan ketik (typo). pastikan juga CV yang Anda buat sudah tepat pemilihan warnanya, baik pada font, background maupun gambar. Perhatikan juga tata bahasa dan ejaan yang salah. Uraikanlah kalimat jelas singkat serta sesuai dengan EYD. Gunakanlah kata-kata atau kalimat yang baku. Anda juga bisa menggunakannya referensi Kamus Besar Bahasa Indonesia di internet.

Analisa CV Anda

Setelah Anda sudah yakin dengan seluruh konten CV anda, sekarang tiba waktunya untuk menganalisa. Cobalah sejenak untuk melepas kacamata Anda sebagai pelamar. Bayangkan seolah-olah anda adalah seorang HRD atau klien yang sedang mencari seseorang untuk kriteria yang sedang anda cari.

Agar lebih objektif dalam penilaian, anda harus merampingkan diri Anda dan benar-benar memposisikan diri sebagai seorang HRD yang sedang melakukan rekrutmen terhadap ribuan pelamar.

Anda juga anda juga dapat meminta bantuan kepada kerabat anda untuk menilai CV yang telah anda buat. Jika dirasa sudah bagus dan mantap, CV Anda sudah siap dikirim dan diseleksi.  Jika Anda mengirim melalui e-mail, pastikan kuota Anda belum habis. Jika Anda menggunakan wifi, pastikan passwordnya belum diganti dan tagihannya sudah dibayar.

20 Contoh CV Kreatif & Menarik yang Bisa Anda Tiru

This slideshow requires JavaScript.

Berikut adalah dua puluh contoh komposisi dan layout Curriculum Vitae yang bisa menjadi inspirasi bagi CV Anda. CV ini dibuat oleh desainer grafis yang berasal dari dalam dan luar negeri.

8 Tips Menulis CV Lamaran Kerja agar Mudah Diterima

www.pxhere.com

Meski proses pencarian kerja sudah terjadi sejak lama, ternyata masih banyak orang yang belum memahami cara menulis CV dan surat lamaran kerja yang baik dan benar.

Banyak yang menulis surat lamaran kerja dengan berbelit-belit sehingga membuat perusahaan perekrutnya bosan. Berikut kami lampirkan 8 tips nyentrik agar CV dan surat lamaran kerja Anda diterima.

Judul yang Jelas & Tujuan yang Benar

Ini adalah masalah kecil yang bisa berdampak sangat fatal. Pastikan nama dan alamat perusahaan yang anda tuju sudah benar dan tepat. Begitu pula dengan ejaan nama, gelar, dan jawaban dari orang yang menerima lamaran anda.

Anda juga harus pastikan subjek atau judul email sudah jelas dan tepat. Misalnya, jika perusahaan A membuka lowongan untuk resepsionis, maka tulislah apply resepsionis, atau semacamnya.

Hal ini akan membuktikan bahwa Anda memang serius melamar kerja dan tidak asal dan Salah alamat.

Ikuti Persyaratannya

Setiap perekrut atau perusahaan memiliki kriteria atau persyaratan sendiri dalam mencari pelamar kerja. CV yang telah sesuai dengan format yang ditentukan biasanya akan menjadi pertimbangan untuk merekrut.

Bacalah dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam lowongan pekerjaan tersebut. Jangan sampai “salah kamar” sehingga anda bekerja pada bidang yang belum Anda kuasai.

Jika salah satu syaratnya adalah mahir berbahasa bahasa Inggris, maka kuasailah bahasa Inggris. Jika persyaratannya adalah sarjana teknik, maka tempuhlah pendidikan S1 jurusan teknik.

Jika Anda belum bisa memenuhi kualifikasi, maka lihatlah apa saja yang perlu Anda lengkapi. Sehingga Anda bisa memenuhi kualifikasi tersebut.

Namun tidak ada salahnya untuk mencoba mendaftar. Toh mengirim e-mail tidak mengeluarkan biaya.

Yang terpenting adalah Anda memenuhi semua syarat sebisa mungkin, dan CV yang Anda buat tidak mengandung unsur kebohongan.  Selain itu juga, Anda harus siap untuk mempelajari banyak hal baru yang harus segera Anda kuasai.

Perhatikan Format Penulisan

Penulisan Curriculum Vitae dan lamaran kerja harus rapih dan mudah dibaca. Jangan sampai terdapat kesalahan penulisan atau typo.

Tulislah CV dan lamaran kerja Anda dengan kata-kata yang baku dan familiar. Tak perlu berbelit-belit menggunakan bahasa ilmiah saintifik atau romantis puitis.

Buatlah CV dan surat lamaran kerja menggunakan tulisan yang mudah dibaca. Gunakan huruf dengan ukuran yang proporsional.

Font yang biasa digunakan antara lain Times New Roman, Arial, Calibri atau Helvetica. Ukuran font yang proporsional adalah 10 sampai 12 dengan jarak spasi 1,5 poin. Ukuran kertas yang umum dipakai biasanya A4, Letter atau F4.

Jika anda menulis surat lamaran kerja dengan tulisan tangan, pastikan tulisan Anda dapat dibaca.

Jangan sekali-kali menggunakan tulisan model tegak bersambung. Saat menulis, alasi tangan anda menggunakan tisu agar tidak kotor dan terlipat.

Informasi Lengkap

Cantumkan informasi yang lengkap dan akurat mengenai diri anda. Tentu, informasi yang dicantumkan adalah informasi yang berkaitan dengan diri Anda dan pekerjaan yang anda tuju.

Mulai dari deskripsi tentang diri Anda, ditambah pengalaman yang pernah dilalui, sampai kalian yang anda punya dan referensi orang-orang yang dipercaya.

Informasi yang lengkap dan akurat akan memudahkan rekrut untuk menilai Anda sebelum melakukan proses interview.

Namun hal yang perlu diingat, jangan sampai mencantumkan hal-hal yang tak perlu bahkan bersifat privasi. Misalnya orientasi seks, daftar nama mantan, dan lain sebagainya.

Ringkas dan Jelas

Gunakanlah kata-kata yang mudah untuk dipahami, jelas, singkat dan padat. Anda juga harus memakai kata-kata yang sopan dan menarik.

CV yang sederhana dan jelas lebih berpotensi untuk dilirik perekrut ketimbang yang berbelit-belit dan panjang lebar.

Hal terpenting dari tujuan pembuatan Curriculum Vitae adalah bagaimana agar membuat si perekrut mampu mengenal Anda dengan cepat dan lengkap.

Yang penting, perekrut bisa mengenal Anda dengan mudah dan paham betul Apa tujuan anda. CV yang terlalu panjang justru dapat membuat perekrut merasa membosankan dan tidak tertarik sama sekali.

Prestasi yang Relevan

Biasanya perusahaan akan memperhatikan prestasi atau penghargaan yang pernah anda dapatkan. Akan tetapi, Anda tak perlu mencantumkan prestasi yang tidak nyambung. 

Tulislah prestasi yang relevan dengan pekerjaan Anda. Hal ini akan menimbulkan kesan bahwa Anda memang fokus dan expert pada bidang yang anda geluti.

Tidak Bling Bling

Beberapa HRD di perusahaan ternama menyarankan untuk tidak membuat CV terlalu berwarna. Kecuali jika anda bekerja di bidang yang berhubungan dengan seni, desain atau semacamnya.

Membuat CV yang terkesan lebay akan menimbulkan citra yang tidak formal. Hal ini tentu akan berdampak pada turunnya kepercayaan perekrut.

Buatlah CV dengan tema warna yang pas dan elegan. Sebenarnya penggunaan warna apa pun diperbolehkan, selama tidak mencolok dan terlalu bervariasi. Ada juga bisa menggunakan template CV yang secara bebas bisa didapatkan di internet.

Finishing

Setelah anda selesai menulis CV dan lamaran kerja, tinjau ulang dan pastikan tidak ada yang salah. Jika surat lamaran kerja Anda berupa Hardcopy di atas Kertas, pastikan kertas yang Anda pakai bersih dan tidak lecek.

Tidak ada kotoran, bekas lipatan, bekas hapusan, tipe-x atau kotoran apapun.

Reply